Insya Allah Pusat Tidak Terapkan PPKM Di Kepri
Presiden RI Joko Widodo hari menentukan sikap PPKM atau tidak di Kepri,bila di longgarkan maka ekonomi akan tumbuh ,kunci nya wajib masker cuci tangan jaga jarak vitamin dan olah raga ,Insya Allah sehat .
Ansar Gubernur juga berharap yang sama ppkm tidak di perpanjang,pengusaha sudah banyak yang gulung tikar bangkrut .
Daya beli sudah berkurang ,untung nya banyak ASN.TNI.POLRI dan vertikal ,ketika gajian itulah yang berputar uang ke pedagang dll.
Namun swasta harus tumbuh ,pekerja disiplin wajib masker walaupun sudah di vaksin.
M Rudi Walikota Batam sudah kerja keras agar turun pandemi ,begitu juga Rahma Walikota Tanjungpinang ,semoga Kepri yang terdiri dari pulau pulau bisa di cegah dari Luar Kepri ,harus di perketat di laut dan udara .
Buat Posko dll semoga sukses ,pabrik tumbuh wisata tumbuh ekonomi bangkit ,proyek jangan di monopoli KKN berbagi .
KDH.DPRD .OPD bisa atur bersama vertikal ,ada rasa kebersamaan keteraturan dan saling berbagi di tengah darurat kesehatan.
Bisnis saat ini hanya alkes dan yang bersentuhan dengan kesehatan ,yang lain anjlok.
Menkeu dan Mendagri segera gelontorkan duit daerah dan plt.plh.pj segera di tuntaskan depenitif .
Panglima TNI akan di ganti dari KSAD.KSAL tergantung Presiden RI tunjuk satu nama ,DPR bahas ketok palu lantik segera .
Wagub Marlin Agustina ayo tanam palawija,yang cepat panen ,bibit ikan dll bersama ibu ibu pkk dan vertikal ajak warga ,bawa alat berat PU PR dan Dinper pert segera tunjuk job fit bawa bibit dll begitu juga dkp sehingga tumbuh dan bermanfaat buat warga.
Lahan kosong di Dompak ,Singgarang,Lintas barat masih banyak kosong ,menunggu usai pandemi ,kita harus kreatif ,KDH siapkan anggaran pasti bisa,Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau .
