Presiden : Fokus Ekonomi, Tambang Rakyat Dan Bangun Pabrik
Indonesia sangat luas, sumber daya alam banyak ada emas, nikel, batu bara, bauksit, timah, kuarsa, pasir darat, laut, ikan jutaan ton, karet, sawit, kopi, cengkeh dll, sepanjang bangun pabrik mini sedang besar
Bauksit tanah di olah jadi bahan pembuat pesawat, mobil, motor, sudah ada di bintan, ada 4 juta ton belum juga di lelang, miris, asyik ribut melulu, rapat melulu, lihat dialog eksekusi, ijin dll permudah semua
Zaman Kolonel Abdul Manan ramai maju, puluhan ribu tenaga kerja LAGOI, LOBAM hanya satu Kepala Daerah se Kepri, angkatan darat. Sekarang tujuh kepala daerah hanya batam yang ramai maju. Mungkin karena banyak partai, bahkan Sekda dulu satu se Kepri Andi Rivai Siregar golongan IV E Jenderal besar Alumni STPDN. Sekarang ratusan ada. Bahkan Jenderal sekarang ada 26 orang tugas di Kepri
Kepri buka FTZ semua atau buka RO RO 24 JAM BATAM – DUMAI, BATAM – TANJUNG BALAI ASAHAN SUMUT, BATAM – JAMBI tiket murah, pakai tongkang besar yang tinggi 8 meter muat 200 unit mobil roda empat, tiket murah, sedangkan bauksit kirim ke Tiongkok 120.000 ton bisa sekali jalan , yang buat kapal nya batam dan bintan putra terbaik bangsa.
Ayo segera Danantara majukan, yang sudah maju jangan di ganggu, ciptakan pabrik dll, HGU boleh di sita, tanah adat jangan di ganggu. Yang sudah 10 tahun ke atas sudah tanam sawit, karet dll jangan di ganggu.
HGU bisa di sita bangun rusun, perumahan subsidi dan bangun gudang besar, banyak, sehingga investor tinggal bawa duit dan mesin, ijin permudah
Jubir Qodari dan ajak pengamat, pers senior bagi tugas Papua, Kakimantan, Sulawesi , Sumatera, P Jawa, ka staf presiden Agus S Panglima sekarang, Panglima TNI Maruli, Mendagri Sugiono, Mendag LS Prabowo dll
Intervensi boleh untuk masyarakat banyak, Prabowo tinggal telphon gubernur, bupati, walikota bila tak becus
ARUS BALIK agar semua lancar, waspada sembako, gas 3 kg, SPBU agar lancar semua. Bekerja di rumah hemat bahan bakar, SPPD, makan minum dan lainnya
Kejati, Kejari audit investigasi, periksa di kas dan bank semua kepala daerah, kerja sama PPATK, OJK, Gubernur BI, agar tidak di korupsi
Lihat itu salah satu warga perbaiki lubang, aspal ada 200 titik malu harusnya DPR, Menteri PU PR, DPD, KDH
Ekspor Inport seperti BCA tarik tabung satu menit siap, ayo segera cukup selembar kertas, kuncinya bayar pajak tuntas
Tiket tol, RO RO, bus, KA, Bus, pesawat, makan minum, BBM, restoran, hotel 200 juta jiwa bergerak ada ribuan triliun berputar sepuluh hari ini, belum lagi zakat harta infaq, sedekah dll 400.000 x 200 juta sudah berapa duit itu , ada yang bayar per orang satu milyar, wajib keluarkan 2,5 persen zakat harta, emas dll. Keuntungan perusahaan wajib keluarkan 10 persen untuk lingkungan sekitar.
Duit yang di sita dari hasil korupsi, penyeludupan dll bangun UMKM, Dan perumahan di lokasi tersebut, di mana dia korupsi.
DPR, DPD, Menteri, Dirjen, Dirut di potong 60 persen dari gaji dll agar hemat. Proposal, hibah, mou, dana media sikat miskinkan yang korupsi yang di monopoli. Presiden tinggal buat keppres, perpres, perppu dll banyak kewenangan. Data wajib AI tidak palsu tidak bohong, pasukan elit TNI AD, AL, AU turun ke bawah jadi mata dan telinga Presiden. Pinjaman 400 milyar di kepri di kontrol di awasi, bunga nya 90 milyar rakyat yang bayar.
Bila perlu HGU di bintan segera di ambil, bangun pabrik dll yang kosong dan terlantar, tapi jangan untuk keluarga dan kroni. Pengusaha 38 Provinsi ajak, bicara empat mata, panggil ke istana atau hambalang, bantu bangun pabrik dll.
SMU, SI, SII, SIII yang juara 1-3 wajib masuk TNI, POLRI, ASN, BUMN tanpa tes biar motivasi orang tua dan anak. SI, SII, SIII juara 1-10 di masing masing kampus gratiskan semua. Semua WNI berobat gratis di RS, Puskesmas. TK-SMU gratiskan semua yang negeri APBN, APBD.
BATAM lihat maju tumbuh makmur jangan di ganggu, yang anambas, natuna buka majukan pabrik dll. Wikayah kumuh, gang itu yang di majukan, ayo pejabat pusat dan daerah turun ke bawah, ciptakan, jangan yang sudah ada di ganggu, semoga SYAHBAN SIREGAR SH WARTAWAN DI KEPRI 40 TAHUN. Wawasan luas tidak sempit, legacy di ingat yang baik. Kerja tulus iklas jujur berani loyal dan jangan banyak omon omon.
