Tinggal Menghitung Jam, Sholat IED 2026
SYAHBAN SIREGAR SH WARTAWAN 40 TAHUN DI KEPRI Berharap pada Presiden Prabowo Subianto, agar angkutan darat arus mudik dan balik di lintas Sumsel – Riau macet 4-20 jam, sungguh miris ketika hendak pulang kampung
Warga tak terlalu bayak berharap, walaupun minyak, tiket penyeberangsn, tiket tol bayar 3 juta dari banten sampai Medan, belum lagi makan minum dll
Ratusan ribu mudik pakai motor, bus, mobil pribadi dll, jakarta – medan 750.000 AC bus.
Menteri Perhubungan Duddy Purwaghandi agar urai kebuntuan warga bersama TNI, POLRI, DISHUB, SATPOL dll biar tak macet, puasa harusnya berkah
Warga kerja di Sumatera, Pulau Jawa dll, kumpulkan uang setahun untuk minta maaf sama orang tua, keluarga, bangga bahagia kumpul, apalagi masih ada orang tua, makan pagi kumpul sebelum sholat Idul Fitri, makan bersama daging sapi, ayam di gulai, rendang dll, sungguh itu lah yang di banggakan, Kata Syahban Siregar SH Waka BNPT Kepri 6 tahun
Negara harus hadir, negara siapkan sarana prasarana, berbayar, ada yang gratis contoh mudik sama pengusaha, kepala daerah dll. Subsidi minyak lewat APBN, APBD
Pengusaha wajib sisihkan uang 10 persen dari keuntungan di bagi oleh karyawan dan warga sekitar. Swalayan, pasar, mall siapkan sembako, pakaian dll, namun sejak ada COD dor to dor agak lesuh jualan pakaian di toko
Begitu juga daging, sayuran sudah dor to dor, pasar KUD 76 milyar di bangun sepi pengunjung, dulu mau roboh ramai, ini lah situasi di ibu kota prov kepri Tanjungpinang, mestinya 3 kepala daerah cari solusi, mubajir gedung ini
Begitu juga tepi laut di bangun 2 Triliun dari Koarmada I sampai pelantar 3 sepi, tak masuk PAD. Begitu juga pelabuhan Moco dompak.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad pinjam ke bank jawa barat banten 400 milyar, bunga 90 milyar, bisa bangun pabrik mini sedang 90 titik.
Padahal DANANTARA duit banyak, buat proposal bagus mungkin bunga 5 persen tidak 7,5 persen. Asal pajak kendaraan, PNBP dll setiap hari setor
Dana publikasi, media, mou, hibah, proposal ada ratusan milyar lagi di audit oleh aparat penegak hukum Kejati, Polda, KPK, BC dll
Yang di tangkap KPK RI sudah ada 10 kepala daerah, giliran siapa lagi usai lebaran ini. Menteri, Wamen, Dirjen, Dirut turun ke bawah, bantu rakyat, bekerja dan bertindak atas nama Presiden. Tak ada lagi laporan palsu.
Kepala Daerah, Forkopinda turun ke lokasi macet agar lancar semua. Tiket pesawat, laut, darat agar murah subsidi bbm nya, pengusaha ajak pasti mau dan bisa.
Bila ekonomi berputar warga bayar pajak dll, ayo Menkeu bentuk gelondongan januari – desember kasih duit nya sama Kepala Daerah Maret tahun depan sikat jeruji besi bila di korupsi.
TK, SD, SMP, SMU buat seperti dulu, disiplin, baris berbaris, Pancasila, UUD 1945 , bila terlambat cuci wc, hormat bendera, bersih bersih lingkungan, SMU, SI, SII, SIII yang juara 1-3 umum wajib masuk BUMN tanpa tes. Semua WNI berobat gratis di puskesmas, RS milik negara. Rumah subsidi bisa bangun 10 juta tive 36 asal Bupati, Walikota siapkan lahan, Gubernur, APBN bantu bahan bangunan. Ijin dll gratiskan.
YANG TAK BECUS COPOT LANGSUNG jangan di biarkan, tegas humanis peka peduli edukasi.
Jutaan kader yang mampu dan bisa jujur bantu rakyat, ayo Ketum partai tegas DPR, DPRD PROV, KAB KOTA. TAHUN 2029 LEWAT NOMOR URUT KETUA SEK, BEND, BAPILU yang duduk di dewan. Tak ada lagi duit 20 milyar besok mau pemilihan kasih, akhirnya dapat 40 kursi di DPRD KAB KOTA sungguh miris. Begitu juga Gubernur, Bupati, Walikota di pilih lewat DPRD tak banyak habis , mungkin hanya 5-50 milyar tergantung Ketum Partai, bila lewat langsung bisa habis 10-400 milyar tergantung jumlah suara, Kata Raja Syahban Siregar SH Waka Bawaslu Kepri 2002
Pemerintah, DPR lagi bahas godok, Presiden bisa ada kewenangan Keppres, Perpres, Perppu dll, niat tulus iklas, hanya PDIP yang belum merapat, semua sudah dukung Prabowo Subianto
Ayo BAHLIL, AHY, DASCO, ZULHAS, SURYA, MUHAIMIN, PKS dll. INDONESIA HARUS MAJU MAKMUR, sumber daya alam, sumber daya manusia banyak ayo gerakan.
Zakat Harta, Zakat Infaq, Zakat Sedekah, kepekaan kepedulian 2,5 persen wajib artinya ada 100 Triliun bila satu Komando, satu rekg, yang mudah di hafal contoh 1.000 atau 100 sehingga warga bisa transfer dan ATM, Kantor BAZNAS. 40.000 X 200 JUTA itu yg wajib, belum zakat harta. LHKPN dll bisa di hitung
Duit yang di sita dari kejahatan bisa rehab rumah, rehab sekolah, jalan dll, asal niat tulus, tidak SERAKAH TAMAK RAKUS
Pengamat yang tidak cinta tanah air segera, data sudah ada ayo, begitu juga yang nyinyir terus segera rangkul edukasi, kasih jabatan Komisaris, Pengawas dll.
Koperasi merah putih, MBG, SPPG, Kampung nelayan, hibah, proposal, dana operasional, subsidi bbm dll audit jebloskan ke jeruji besi yang tak becus, ada puluhan ribu yang bagus lanjut, yang tak betul pungli korupsi jeruji besi, Kejagung, Kejati, Kejari, KPK, Dirkrimsus dll sudah faham sudah ada data, kerja sama PERS, OKP, LSM dll.
ERA KOPASSUS DATA HARUS VALID, INFO AI jangan ada lagi asal bapak senang, siappp siapppp ternyata belum, ajak pengusaha di daerah, panggil empat mata pasti mau buka pabrik dll di daerah, semoga Prabowo Subianto sehat terus Insya Allah dua periode.
RAKYAT BUTUH : Sembako harga stabil, stok cukup, lap kerja banyak, akses darat laut udara buka semua tiket murah, belajar dari Singapura, SDA tak ada murah dan ada semua, pajak dari pelabuhan dll. Indonesia kaya ayo minyak ada, emas, batubara, nikel, bauksit, kuarsa dll. Kelola bersama RAKYAT, PENGUSAHA, PENGUASA, PAJAK BAYAR LANGSUNG SEMOGA. Ekspor Inport cukup satu lembar, contoh BCA tabung, tarik satu menit tuntas, ayo para pakar, prof dll buat regulasi nya. Tak usah banyak omon omon, sunyi senyap tuntas makmur rakyat.
