Kisah Rempang, 504 Unit Di Bangun

Awalnya hutan, bakau, mangrove setelah itu ada warga hunian, bahkan surat ada tumpang tindih, ada surat HGU ada surat tebas, alashak, sertipikat, WTO.

Bahkan kabarnya, ketika itu ada TW mau kelola, sekarang justru ada proyek strategis nasional, dulu ada ternak ayam sekarang pindah ke Tembeling Bintan

Ada sebagian sudah ganti rugi 10.000 per meter hingga 35.000 per meter, lihat surat dan situasi

232 unit rumah sudah di tempati, namun sebagian masih proses, ada sebagian jual semua tinggal di Pulau Bintan dan Sumatera pulang dengan modal 1-5 milyar

Amsakar Walikota dan juga Ka BP Batam sudah kerja keras untuk edukasi, ganti rugi, pembinaan dan lainnya. Listrik air, gas, sembako dan lainnya bisa tersedia semua.

Ada 90 Triliun bantuan dari Inggris agar sisihkan buat RO RO 24 Jam bintan, batam, karimun, meranti, dumai PP, untuk tiket mobil roda empat 300.000 motor 50.000 untuk orang 20.000 biar bahagia maju makmur, buat kampung nelayan semoga Presiden Prabowo Subianto

Bisa saja Batam jadi pilot projek, bahkan pulau banyak yang sudah jadi wilayah sedementasi, pengerukan pasir, bahkan PP banyak aturan, hal ini harus di permudah nelayan, bisa saja jadi BOM waktu. Batam potensi sangat maju bila di kemas di kelola dengan baik. Menteri, Wamen, Dirjen sering ke Batam. Bisa saja Rempang, Galang, Batam Kota jadi contoh buat daerah lain.

Nelayan, Petani sudah resah, bahkan sudah rapat di Gedung LAM bahas hal ini, bila di kemas di kelola bisa 17 triliun dapat PAD Kepri. Bila bersatu kompak gerak semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *