Awal 100 Kg Jadi 44 Kg Sabu Di Batam

Berawal dari Nongsa, Tanjung Uban dan di daerah perbatasan Malaysia di jemput, bahkan barang bukti di jual oleh oknum Polisi, ada 10 orang termasuk Eks Kasat Naroba

Sigit dan Zul lagi di sidang, semua akan di buka di SIDANG DI PN agar terang benderang. Harga per kg 300 juta di darat Riau, upah 10-50 juta satu kg tergantung

JENDERAL BERTUGAS DI KEPRI ADA 26 ORANG SIKAT BASMI MUSNAHKAN, BILA ADA LAGI SABU KOMANDAN SEGERA COPOT

Sudah miris kita ada lagi ketika itu pelajar 16 tahun, semoga ini di putus mata rantai nya, bandar, bos besar dan pengedar sikat basmi. Sehingga tidak ada tempat lagi di Kepri

Alat di beli yang canggih oleh Kanwil BC, BNN, Kepala daerah lewat Dishub. Terlalu banyak pelabuhan tikus

Segera bebaskan FTZ se Kepri, ke Sumatera ,pulau Jawa, kalimantan di perketat , sehingga tidak bisa bergerak lagi. Panglima TNI, KSAD, KSAL, KSAU, KAPOLRI sudah tegas lugas transparan, oknum sikat, pecat bila terbukti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *