Dana Hibah, MOU, Proposal, Dana Media Menguap Di Kepri?

KPK, BPK, BPKP, INSPEKTORAT terus kontrol bersama Aparat Penegak Hukum Daerah agar adil bijak dan berikan secara transparan, tahun pilkada agak rawan di embat

Ada yang dapat ada yang gigit jari ada yang setiap tahun dapat ada di buang tong sampah.

APBD KEPRI TAHUN 2023 ada laporan pertanggung jawaban belum ada yakni Dinas Budaya Kepri 2.165.000.000

Dinas ESDM sebesar 577.700.000 dan DKPPKH Kepri 835.766.000 , ada Hibah 362.326.208.341

Berupa barang sebesar 102.534.456.832 berupa UANG Sebesar 222.882.877.298 , sementara dana BOS 36.908.874.211

Ada ratusan judul di bayar sekian milyar dan lainnya segera audit investigasi bersama APH Pasti ketahuan

Bahkan di kab kota dapat di Provinsi Kepri dapat double dan mestinya ada rasa kepedulian dan rasa keadilan

Di Kesra, Kesbangpol, Di Sekwan DPRD Kepri baru di lantik.

Begitu juga BUMD hanya setiap bulan dapat 60 juta, sementara 1500 x 3.000 x 30 hari x 12 bulan dapat 1.620.000.000

Bahkan tambat kapal nihil, sosialisasi sudah banyak habis duit rakyat ketika itu, Bahkan tambang minyak BUMD mau kelola di suntik 20 milyar. Belum lagi bansos rawan, tidak pernah di libatkan Wagub Marlin Agustina, fotonya hanya ada Gubernur

Pulau Penyengat ratusan milyar dari APBN, APBD untuk wisata religi dan nilai sejarah

Dekranasda dan LAM ada sekitar 30 milyar bangun gedung dll

Ekonomi lesuh, kurang bergairah, hanya oknum oknum tertentu yang nikmati. 25 September 2024 PJS GUBERNUR MARLIN AGUSTINA

DPRD Kepri lagi fokus bentuk Ketua, Waka, Ketua Fraksi, Ketua Komisi, MKD dan lainnya, segera kunker audit investigasi, jangan lengah, duit rakyat untuk kemakmuran rakyat. Forum Batak Islam Kepri selama ini tak pernah dapat bantuan semoga Mendagri berikan teguran keras jangan ada KKN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *