Rakyat Yang Memilih, Yang Mengatur Dewan? Jangan Gara Gara 100.000-500.000?
Syahban Siregar SH Caleg DPRD Kepri Dapil Tanjungpinang No 2 Dari Partai Amanat Nasional, bila warga yang punya hak pilih mau agak sengsara dalam 10 hari ini
Saya pastikan bisa bahagia, kita kelola bersama sama duit rakyat 20 milyar ini selama 5 tahun dan 70 juta setiap bulan saya kasih semua kepada warga
Sehingga rakyat yang atur wakil rakyat, bukan dewan yang atur kita, sepanjang tanpa di bayar, dia datang tulus iklas ke TPS 14 Febuari 2024
Syahban Siregar SH Waka Bawaslu Kepri lima tahun, Waka BNPT Kepri lima tahun era Tito Karnavian tentu sudah faham betul
Bahkan 35 tahun jadi Wartawan, sudah tidak di ragukan lagi, Ketum FBI Kepri, hal ini kita, sama sama kerja keras menenangkan Syahban Siregar SH
Syahban Siregar SH Jadi RT lima tahun di KUANTAN INDAH bisa saya bangun lapangan volly, AULA, Pos Kamling, kursi dn penerangan listrik, bahkan cerdas cermat tingkat nasional
Berikan kesempatan 5 tahun jadi DPRD Kepri pasti saya bisa kelola dengan baik, kerja sama dengan Gubernur Ansar Ahmad, hampir semua OPD kenal Syahban Siregar SH
Sudah tak perlu lagi belajar, kuliah dan lainnya, semoga cerdas cermat bijak dalam menentukan wakil rakyat kita
Kalau sudah habis 300 juta-3 milyar di pastikan rumah tutup, HP mati, tak di balas tak mau tau lagi, memperkaya diri, balik modal dll, yakin lah percayalah
Syahban Siregar SH Sudah 3 kali Caleg, anak sudah 2 ASN Dan Jaksa, tinggal satu lagi SMAN II tentu saya akan kerja full time
AULA KUANTAN INDAH akan saya jadikan rumah aspirasi 24 jam dan kedai kopi, ngopi bareng, dialog, rembuk bersama, kebetulan depan rumah saya
Syahban Siregar SH Jadi Wartawan sejak Kolonel TNI AD Abdul Manan Saiman bupati Kepri 10 tahun, sekdanya Andi Rivai Siregar 10 tahun, belum Provinsi Kepri, termasuk Wartawan pejuang pembentukan provinsi kepri
Setelah itu Huzrin Hood, setelah itu Ansar Ahmad, baru terbentuk Provinsi, pecah dengan Riau, gubernur Ismeth Abdullah, M Sani, Nurdin Basirun, Isdianto, Ansar Ahmad sekarang ini
Bahkan ketika itu saya staf khusus 10 tahun era Andi Rivai Siregar, namun tak seperti sekarang, kalau dulu semua yang kita tampung dari warga, kita sampaikan semua sama KDH, bukan di umpetin, bukan di pilah pilah, tidak KKN. Bahkan lebih banyak etnis lain yang masuk ASN
Ayo berpikir cerdas cermat bijak, jangan sesaat, inilah saatny hukuman bagi kita, kalau 5 tahun kita tak berbuat, dan ini lah saat nya kita mau memilih cerdas cermat, TNI, POLRI, BAWASLU sudah awasi semua politik uang, sikat tangkap serahkan ke GAKUMDU. Penulis Syahban Siregar SH Wakil Ketua FKDM Kepri era Rusli Silin
