Yudo Margono, Trenggono Sakti, Prabowo Terus Berikan Alusista Di Natuna, Anambas
Jutaan ikan sudah di curi oleh pihak asing, biasanya malam hari, antara jam 20-04 pagi di laut lepas, bahkan sumber daya laut sangat melinpah
Ikan dari yang paling murah dan paling mahal ada di Natuna, Anambas, nelayan kita di kasih kapal kecil kecil dari APBN, APBD
Sementara kapal asing canggih, bisa lihat ikan, kedalaman 5-100 meter, bahkan ABK banyak WNI
Menhan Prabowo Subianto, Panglima TNI Yudho Margono baru baru ini Kogabwilhan, Koarmada I, Pangdam Bukit Barisan Komandan nya di ganti
Kapal KP ORCA 06 dari Jepang akan di fungsikan di daerah ini
Bahkan dermaga dan persenjataan sudah di beli yang canggih, untuk menghalau musuh. KSAL Muhammad Ali sudah pantau
Menteri Kelautan Dan Perikanan RI Trenggono Sakti mestinya beli kapal yang besar, agar nelayan bisa jual di tengah laut, dan hemat BBM nelayan, bila perlu di Selat Lampa bangun pabrik ikan siap saji
Sebab Natuna dan Anambas, jarak tempuh, mau jual agak jauh, bisa satu minggu kalau ke Batam atau Singapura
Wan Siswandi Bupati Natuna, Abdul Haris Bupati Anambas bersama Ansar Ahmad Gubernur Kepri desak Presiden RI Joko Widodo, patungan dana, ajak pengusaha bangun pabrik ikan dll pasti bisa, DPRD, OPD agak ikat pinggang, dari dulu visi misi KDH mau bangun, sampai sekarang belum
Kepri sangat kaya, ada tambang bauksit dari satu ton 18 dollar bisa buat motor satu unit bauksit nya, ada tambang Kuarsa buat kaca dll, ada tambang emas, ada pasir darat, laut dll, tapi 2,5 kubik pasir masih juga mahal 800 ribu.
Persoalan nya, harus di dialog kan, dudukan, pengusaha, KDH, DPRD, OPD, Forkopinda, ada 18 Jenderal di Kepri, Kata Syahban Siregar SH Waka BNPT Kepri 10 Tahun, semoga terwujud.
