Gibran -Dico Ganinduto, Bobby -Fadhil Jateng, Sumut?

Pemilihan Kepala Daerah sudah mulai susun strategi jitu, bisa saja Calon Gubernur Jawa Tengah Gibran Walikota Solo berpasangan dengan Dico Ganinduto Bupati Kendal

Sementara Bobby Nasution Walikota Medan berpasangan dengan Fadhil Zumhana Harahap SH MH Jaksa Agung Muda Pidana Umum Putra Sumatera Utara , maju Cagub Sumut Dan Cawagub Sumut insya Allah menang

Sementara Edy Rahmayadi angkat jadi Menteri, begtu juga Wagub Edy Rajekshah angkat Wakil Menteri

Capres Dan Cawapres bisa saja Prabowo – Ganjar atau Prabowo dengan Khofifah tergantung kesepakatan dan musyawarah antara Ketum Partai dan jaringan lain nya

Bila ini yang terpilih mungkin bisa berlanjut IKN Kaltim dan akan lebih maju lagi Indonesia

Caleg Dan Pilkada di daerah juga sudah mulai susun strategi, Gerry Yasid SH MH Kajati Kepri maju DPD RI Dapil Kepri

Wagub Kepri Marlin Agustina, Wawako Amsakar maju dari Nasdem DPR RI Dapil Kepri

Mantan Gubernur Kepri Isdianto dan Ismeth Abdullah maju DPR RI Dapil Kepri

Syamsuar Dan Edy Nasution juga maju DPR RI Dari Riau, Gubernur dan Wagub Riau

Sebab ada wacana Gubernur di pilih lewat DPRD, atau di tunjuk dari Pusat, tergantung regulasi DPR Dan Pemerintah

Ada jabatan strategis di Pusat 1500 orang, mulai Menteri, Wamen, Dubes, Dirjen, Dirut BUMN dll

Kita tunggu hasil prediksi ini, bulan Juni 2023 sudah ada kepastian Daftar Calon Tetap, 14 Febuari 2024 sudah terpilih, 1 Oktober 2024 di lantik, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau

Mantan Bupati Kepri Huzrin Hood Calon DPR RI, Mantan Wagub Soeryo Respationo maju DPR RI. Ketua Komisi IV DPRD Kepri Dewi Ansar maju Walikota, Robby Maju Bupati, Ansar maju Gubernur dua periode, begitu juga M Rudi maju Gubernur tergantung pasangan nya Aunur Rafiq atau DPR, DPD atau yang lain.

Pesta sudah mulai, ekonomi mulai bangkit, ijin dll gratiskan semua, buka semua, FTZ biar maju tumbuh 2,5 tahun covid, KDH, DPRD, OPD, Vertikal Daerah fokus bantu kesulitan warga, tunda dulu beton, rehab aja dulu, buka akses seluasnya, jangan kami tak boleh ini itu boleh, bila itu tunggu kehancuran Kepri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *