Peta Politik 14 Febuari 2024 Bisa Berubah?
Calon Presiden Dan Calon Wakil Presiden sampai sekarang belum ada yang deklarasi, rakyat menunggu dari 9 Ketum Partai
Bila Prabowo – Ganjar ada kemungkinan satu putaran, tergantung Gerindra dll, bisa saja Prabowo memenangkan daerah Banten, Jabar dan Sumatera, Ganjar bisa wilayah Jateng dan Jatim dll , kuncinya kesepakatan 1500 pejabat akan di rekrut mulai Menteri, Dirjen, Dirut BUMN, Dubes dll
Bisa saja di pasang satu lagi, untuk memenuhi syarat, ini juga tergantung, bila Prabowo – Ganjar ada kemungkinan IKN lanjut
Empat pilar Pancasila, UUD, NKRI, Bhineka Tunggal Ika .
Biaya tak banyak habis, ini tergantung Ketum Partai, kita tunggu siapa yang di hantarkan ke KPU
Bahkan ada wacana Gubernur di tunjuk lewat Presiden atau di pilih lewat DPRD, tak banyak habis biaya, Cagub terpilih bisa habis 20-300 milyar bila lewat langsung
Kalau di tunjuk mungkin hanya habis 10 , kalau di pilih lewat DPRD mungkin 20 habis, itu pun tergantung DPR, Pemerintah
Caleg Di Kepri yang baru sudah muncul ada Huzrin Hood, Isdianto, Suryo Respationo, Alias Wello, Hardi Hood, Gerry Yasid, Hotman, Riski Faisal, Abdul Haris, Rahma, Marlin Agustina, Amsakar untuk DPD, DPR RI Dapil Kepri, ada delapan yang duduk juga ikut calon kembali
Caleg di Tanjungpinang ada Hamalis, Amrialis, Adnan, Dalsah, Musril, Oyon atau Ismulyono, Syahroni, Irjal, Kateni,Hotasi, Ria Ukur, Mantan Sekwan Mek, Agus Wibowo, Fery, Ketua PP, ada lagi pengusaha, pensiunan TNI, POLRI, ASN, hampir setiap RW di lingkungan nya ada yang calon.
Belum lagi yang 30 dewan ikut juga, anak mantan Walikota ikut caleg, bahkan Ketua PKK ikut caleg.
Rakyat sudah cerdas ada tiga tingkatan, ya macam macam, mulai ngopi, buat kegiatan, buat seminar, buat ini dan itu, goro, kegiatan arisan, kegiatan etnis, kegiatan Ormas, di poles, di buat macam macam, rakyat yang menentukan 14 Febuari 2024 sudah terpilih.
Waktu tinggal sebulan lagi, bagi orang politik, sehingga harus tepat, harus jeli, bahkan yang paling dekat sama kita, oh ternyata keluarga dekat ikut Caleg
Kunci nya harus iklas, peka peduli bantu aja, jangan banyak pembisik, jangan banyak hitungan.
Kita lihat seperti kita ketika menambang bauksit di Pulau Bintan. Ada ganti rugi, ada hitungan ini dan itu, ada yang bangun Masjid, bangun surau, rumah ibadah, ada yang kedekut, ada yang pelit, ada macam macam, ternyata sekarang, kita bisa nilai.
Semoga berpikir cerdas, luas tidak sempit, bantu, peka peduli, bagi yang mau minta tolong, sepanjang mampu bantu aja, tak usah banyak alasan ini dan itu, Allah, Tuhan tidak tidur pasti di catat buruk dan baik kita, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau
Yang penting kita bantu, diam aja, Insya Allah berkah, kerja jujur amanah tulus iklas, anggap saja sedekah 10 % , semoga badan kita sehat, pikiran sehat, cara pandang kita sehat, semoga.
