Sampai Hari Ini Masih Ada 278 Triliun Duit Daerah Nongkrong?
Sri Mulyani Menteri Keuangan sudah bekerja keras cari duit untuk di kirim ke daerah lewat pajak dll, namun setelah di kirim, daerah masih lambat, sampai hari ini masih banyak nongkrong di bank daerah
Ada tiga faktor kata dir CB Yudhistira, jelang pergantian tahun, anggaran seremonial, prilaku harus di ubah, bunga deposito, kurang sehat, perjanjian kontraktor, sehingga terlilit hutang pihak kontraktor
Sanksi harus tegas, potong tunjangan KDH, Yusuf RM Peneliti, lambat aturan tehnis, bahkan koordinasi antar lembaga, temuan BPK dll
Berikan saja langsung ke Kas daerah bentuk gelondongan, jan- des tahun berikut nya baru di audit, namun bila ada rakyat miskin, telpon langsung Presiden RI Joko Widodo ke daerah, sanksi pecat dll, alat sudah canggih, IT dll APH , kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau
Sehingga jalan, sebab bagi yang ngerti administrasi cepat tuntas, namun di lapangan kacau, ada di lapangan bagus, administrasi nya kacau, ini lah akibat dari pemilihan langsung duit calon 5-300 milyar habis, tergantung jumlah pemilih, lima tahun macam macam cara, semoga di pilih saja lewat DPRD kedepan. KKN masif sistematis, banyak cara di lakukan di daerah, semoga
Pileg, Pilpres, Pilkada? Sudah di depan mata? 14 Febuari 2024 . DPR, DPD, MPR ayo buat regulasi sebelum ada gesekan yang jauh kedepan. Bersubahat, bersekongkol, turut serta, ngeri bila ini yang terjadi, kita tunggu regulasi pro rakyat.
