Mau Ramai Ini Solusi Buat Ansar Ahmad Gubernur Kepri

Lintas barat buat kota baru, pasar, pelabuhan, perumahan, pujasera lengkap semua di dekat jembatan terpanjang, parkir luas dll, PAD masuk

Tepi Laut yang di bangun 500 milyar buat pujasera besar, dan di buat sekat sekat, hiburan ada, sekali kali undang artis ibu kota,warga bisa ngopi dll memandang ke arah Pulau Penyengat.

Pasar di bangun 6 lokasi di Tanjungpinang 3 lokasi, Bintan 3 lokasi, satu pasar minimal 2 Ha beli lahan nya, DPR RI Cen Sui Lan sudah siap anggaran 68 milyar dari APBN

Dompak buat yang bagus dekat Masjid dll, sehingga warga menikmati, bayar lapak, sewa, kerja sama BUMD, Swasta bisa.

Pelabuhan yang tidak siap Dompak, buat acara jet sky, lomba perahu dll sehingga ramai.

Lokasi Wisata Pulau Penyengat gerbang buat yang indah besar, begitu juga patung seribu buat kiri kanan jalan bagus, mulus

Wisata masuk, begitu juga hiburan, diskotik dll harus di buat yang bagus, ibu kota harus maju di bandingkan batam jauh tertinggal. Ibu kota Provinsi Kepri Tanjungpinang

Buat RO RO 24 Jam swasta mau sekali jalan 150.000 mobil, bukan seperti sekarang 275.000,- mahal, 45 menit sampai, motor 25.000 pasti bisa, banyak pengusaha di Kepri yang mau, bila di datangi di ajak di rangkul, ijin dll gratiskan

Sembako beli dari Berastagi Sumut beli truk 10 unit, kapal yang canggih, laju, cepat, tumbuh, harga stabil.

Petani di bintan siapkan lahan 50 Ha, masih banyak kosong, HGU dll terlantar banyak? Anggaran siapkan.

6 milyar x 45 dewan dana reses fokus ke arah cipta lapangan kerja, 60 milyar fly over belum saat nya, jl merdeka 10 milyar mubajir, bila di suruh aja pemilik toko mau, asal di berikan kemudahan, begitu juga 40 milyar untuk apa bangun kiri kanan, sementara jalan ke bandara masih bagus, masih mulus, fokus rute ke Medan, Pekan Baru, Padang PP Pagi dan sore harga tiket 1 juta PP Pasti ramai

Wisata domestik masuk, bank BUMN yang ada di Kepri intervensi, berikan kemudahan warga pinjam duit.

Kawal ke Berakit buka umkm, kreatif, kaos, sablon dll murah meriah, bahan beli di China, bordir dll kita, per helai jatuh nya 10.000,- bisa buat oleh oleh, ahli nya dari UGM datangkan, tiga bulan sudah mandiri.

Gerobak semua beli, seperti mobil toko berjalan, sehingga tidak kelihatan kumuh, Transportasi AC, murah meriah, harga sama dengan GO-JEK atau Grab.

Fisik tunda dulu, dua tahun lagi anjlok gara gara covid, DPRD, OPD, KDH fokus. Perbanyak pabrik, tambang buka semua, pasir darat, pasir laut, bauksit, timah, emas dll

Sebulan sekali dialog Bupati Bintan, Walikota Rahma, Gubernur, Vertikal daerah khusus Pulau Bintan, hanya 85 km tiga KDH, semoga berpikir luas tidak sempit, rangkul semua, tidak di kapling kapling, pembisik jangan terlalu banyak, semoga. Dari Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.

Gubernur yang atur semua vertikal daerah, KDH, OPD, dll namanya Kepala Daerah, semoga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *