Ada Tips Mudik, Balik Tak Macet, Bahagia, Semoga Presiden RI Joko Widodo

Semua lampu merah di tindakan ketika arus mudik dan arus balik khusus -5 dan +5 biar lancar, namun TNI, POLRI, SATPOL, PRAMUKA, ORMAS, DISHUB setiap lampu merah ada 4 orang mengatur, tiga shief 8 jam sekali 4 orang.

Dan setiap 2 Km di jalanan di tempatkan satu orang, dan ada sekitar 6 juta personil bila gabung semua di Indonesia, berikan bonus, Insya Allah mau.

Di pintu TOL bebaskan semua, kunci nya pertama masuk di cek tujuan ke mana, cukup sekali beli, contoh dari Medan ke Jakarta berapa Km Tol, itu lah dia bayar sekali saja, pasti mau dan bisa, begitu juga dari Jakarta ke Surabaya berapa km Tol nya, bayar sekali saja, pakai seperti ATM.

Di pelabuhan, Bandara juga tak perlu ada lagi penjualan tiket, cukup lewat bank, BUMN dan Travel resmi, begitu ada bagasi cukup pintu khusus, sehingga bisa di bedakan antara yang bawa bagasi dan tidak, hindari macet.

Pasar tumpah, di larang keras bus, truk lewat daerah itu, di alihkan, agar tidak timbulkan macet.

Yang kontrol Panglima TNI, KSAD, KSAL, KAPOLRI, MENHUB.

Khusus di Bandara TNI AU, Khusus Pelabuhan TNI AL, Khusus Terminal TNI AD, Polri bersama Dishub, Satpol, Ormas jaga di sepanjang pusat keramaian dan di jalanan, agar  jelas arah dan kebijakan nya.

Berikan insentif per hari 200.000,- personil yang jaga, berarti ada 10 hari, sehingga Posko cukup bagikan masker gratis bagi yang belum, bagi yang belum suntik, berikan booster gratis, ambulan standby, mobil cadangan standby bagi yang tercecer penumpang atau rusak mobil dll, mobil derek standby.

Anggaran nya dari dana CSR, APBN, APBD, buat Keppres, Insya Allah mau dan bisa, hidup bergandengan tangan, gotong royong, terbantu, lancar, selamat sampai tujuan, semoga, duit ada, anggaran ada, kunci nya buat payung hukum, Keppres, KDH Pasti mau, Gubernur, Bupati, Walikota, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau. Krimum berkurang, tidak macet, lancar, ormas pun dapat inbasnya, sabotase pun berkurang.

Masyarakat kita ini butuh edukasi, setiap dua jam sekali di ingatkan, di buat mik, agar faham, dan mau mengikuti aturan tersebut. Menteri, Dirjen juga turun, kontrol insya Allah bahagia sehat sejahtera selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *