Proyek Ansar Ahmad-Marlin Agustina Nop 2021

Konsultan lapangan volly hang tuah tanjungpinang 5 juta, untuk seminisasi di karimun ada tiga item sama nilai nya 79 juta.

Film 156 juta, gedung 99 juta, kantor 114 juta, sungai suli 169 juta, rw 05,saluran parit rt 01 sama nilai nya 169 juta.

Ada enam item di Karimun sama nilai nya 169 juta yakni :sekolah meral barat, baran permai, sri mulyo, dusun tiga, kundur utara dan sungai limun.

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2021 tanggal 22 Nopember 2021 ada lagi muncul tujuh item masing masing sama pagu nya 169 juta yakni, RW OI, RW 02,04,Dan RW OI, O2, 04,Dan desa tebias sama nilai nya.

Pasir panjang, desa lubuk, parit baru, suka jaya, desa penarah, sungai asam, lubuk semut, dan RT O3 sama nilai nya sebesar 169 juta, sedangkan Mesjid Al Fadillah Karimun 149 juta, surau al amin 149 juta.

Di Karimun lagi ada sepuluh item nilai nya sama, masing masing 169 juta, RT OI ada tiga, RT O3 ada dua, sungai raya, bukit lade, terusan, rt lima ada satu paket, rt tiga ada satu paket.

Pakaian dinas harian dan pakaian dinas lapangan nilai 147 juta, audio 181 juta, komputer 116 juta, sosial di berikan warga 160 juta, DED ada dua paket nilai sama 49 juta.

Ada enam paket di Kundur barat masing masing sama nilai nya 169 juta yakni, RT OI ada dua, RT tiga, RT delapan dan tanjung berlian barat.

Nirlaba 162 juta, diserahkan ke warga 175 juta, kantor 72 juta, cetak 79 juta, tebing 169 juta, kursi direktur 73 juta, gordyn 192 , RT 05 pagu 129 juta, RT 12 Pagu 169 juta.

Cetak 80 juta, jenazah 53 juta, komputer ada dua paket yakni 157,193 juta, pustaka 175 juta. Olah raga 64 juta, pakaian adat 151 juta, kemungkinan di buka lelang tanggal 22 Nopember 2022,bisa saja sudah di kerjakan, tinggal pencairan, tahun 2022 sudah buka lagi, bisa saja ini dana Pokok pikiran atau sudah di tunjuk atau bisa saja satu Perusahaan tiga paket atau lima, paket atau CV hanya teken yang kerja sudah ada boos besar, duit rakyat warga berhak mengawasi, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH MH, Waka Dewi, Dahlan, Raden dkk, Sekda depenitif belum di lantik, Wagub Kepri Marlin Agustina sikat bila ada menyalahi RAB, Kejati, Kejari pelototi awasi sikat.

Sebab dari tahun ke tahun coba lihat pencairan di Bank Riau Kepri pasti ketahuan siapa yang terima siapa pemodal siapa yang kerjakan. Sebab ada mou dan bermaterai di Bank, alat sudah canggih IT. KPK RI sudah monitor di Kepri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *