Orang Kota Ke Desa, Dari Desa Ke Kota, Wisata 2026
Raja Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau berharap, agar Presiden Prabowo Subianto bersama Menhub Dudi Purbaghandi, berikan tiket angkutan darat, laut, udara, RO RO agar di subsidi bahan bakar minyak, biar tiket murah, lewat APBN, APBD, ajak pihak pengusaha hotel, restoran, angkutan, bahas bersama DPR, buat regulasi nya
Sehingga maju tumbuh makmur bahagia, contoh Batam semua akses darat laut udara sampai malam hari, jalan 10 lajur, hotel, restoran banyak pilihan, hanya ke Singapura 15 menit sampai, ramai maju setiap hari, hadapi Natal, Tahun baru ini, sungguh luar biasa.
Bahkan warga Singapura, Malaysia ingin model alami dekat pantai, kebun, homestay dan makanan yang langsung di olah di kemas di tempat, bisa dia lihat sendiri. Menpar promosi mau bebuih tak ada pengaruh nya, bahkan ratusan milyar promosi. Yang bagus dari mulut ke mulut, orang datang nyaman, harga terjangkau, transparan, senyum ramah, sopan, hiburan banyak pilihan pasti datang
Akses menuju lokasi jalan mulus, pompong, boat nya indah nyaman, harum tidak bau, sudah ada contoh WALIKOTA BATAM AMSAKAR
Pulau Bintan 3 Kepala daerah masa kalah sama Batam hanya satu KDH. Ayo buat yang bagus, perbanyak angkutan AC, nyaman, bersih tidak kumuh. Dompak, Moco, Pelantar, Singgarang, Patung setibu, Kijang, Pulau Telang, Tembeling, Tanjung uban, lobam di kemas, status tanah perjelas, perbanyak pabrik dll
Sebulan sekali dialog Ansar Ahmad Gubernur, Bupati Robby Kurniawan, Walikota Lis Darmansyah, di gedung daerah, ajak toga, tomas, todat, senior wartawan dll, cari solusi terbaik biar masuk PAD lewat hotel, restoran, parkir dll
Fokus duit itu sehingga di kemas dengan baik, ajak DPRD, OPD pasti bisa, segera lantik awal Januari 2026 semua ESELON II, III, IV, lurah, Camat, FKUB, FKDM, FPK, LAM, MUI, BAZNAS, BUMD dan lainnya, jangan terlalu lama, segera pemilihan RT, RW. Karang taruna dll
Cepat tepat tuntas, tak ada lagi Plt, Pj yang mau pensiun 6 bulan lagi segera tarik ke Staf Ahli. Staf khusus, staf pembangunan, BUMD, KPU, BAWASLU, hibah, mou, proposal, dana media di HAPUS, mana yang rajin tulis solusi itu yang di bantu, bukan kopy paste dll.
Presiden Prabowo Subianto inginkan cepat tepat tuntas, jangan serakah tamak rakus, berbagi gantian, ijin dll cepat gratiskan. Status HGU, HGB, sertipikat segera di tuntaskan. Vertikal, Forkopimda, ATR BPN, Camat, Lurah, Kades teken perjelas, IT sudah canggih.
Niat tulus iklas jujur berani pasti bisa, simpang dua, tiga, empat bersihkan biar pemandangan luas, kendaraan parkir di badan jalan segera derek oleh Dishub, pasar tertata rapi, semua wajib masuk ke PASAR KUD, mubajir 76 milyar terbangun APBN
Tepi laut buat event nasional, internasional kolaborasi 3 kepala daerah, kompak bersatu, jangan ego sektoral, 26 jenderal yang tugas di Kepri fokus Natuna, Anambas, Lingga yang curi ikan pihak asing tangkap tegas berani. Sita kasih ke nelayan, narkoba basmi semua, bandar kurir. Kades korupsi sikat jeruji besi, Kajati, Kajari dan tim tegas.
Lihat sekarang ini, mau bangun rumah sudah canggih 5 jam selesai pakai komputer, sablon sekali cetak 100 lembar kaos, sampah di kelola oleh pabrik di bantu APBN danantara, kampung nelayan di bantu 22 milyar, jalan gang mulus lewat ban bekas, ASN, PPPK sudah berjenjang lihat tanggal lahir, kepangkatan, tak ada lagi kasak kusuk. Berpikir luas tidak sempit kedepankan PANCASILA, UUD 1945 Era Eks Kopassus Prabowo Subianto.
Bila kompak bisa 10 juta unit rumah terbangun, yang pengangguran ajak kasih insentif. SDA, SDM melimpah, yang nyinyir terus tinggalkan. Rakyat ingin : sembako stabil harga, stok cukup, lapangan kerja banyak, TK- SMU gratiskan semua, berobat semua gratis milik negara. SI, SII, SIII Gratiskan semua bila juara 1-10 di masing masing kampus, ada motivasi anak dan orang tua. Air, listrik lancar 24 jam. Jalan desa, kel, kec, kab kota mulus semua. Ijin dll permudah, biar bangkit maju makmur Indonesia. Prabowo tinggal monitor lewat layar lebar di Hambalang, Istana Negara, IT sudah canggih. Tak becus kinerja Gubernur, Bupati, Walikota langsung telpon tegur, vidio call, bandel bawa APH audit, Presiden banyak kewenangan diskresi, keppres, perpres, perppu dll. Ayo bersatu bangkit maju makmur legacy. Pembisik kurangi, ABS, cari muka sikat copot. Kerja nyata terbukti buat rakyat.
